Selamat Datang di OKESHAREZONE!
FIND US ON:

Dua Anggota TNI AU Diciduk di Kelab Malam Terbesar di Riau

SEBAR-LUASKAN!
Dua Anggota TNI AU Diciduk di Kelab Malam Terbesar di Riau
Foto: Narkoba. shutterstock
Reporter: Hendra Gustanto

okesharezone - Dua Anggota TNI AU Diciduk di Kelab Malam Terbesar di Riau | Belum lama Bareskrim Polri menggerebek perjudian di XP Club, kini giliran Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap jaringan narkoba di salah satu kelab malam terbesar di Riau itu.

Dalam penangkapan itu, BNN berhasil menangkap 2 dari 6 orang tersangka yang merupakan anggota TNI AU. Kepala Badan Narkoba Propinsi (BNP) Riau, Kombes Pol Bambang Setiawan didampingi Ketua Tim dari BNN, Kombes Polisi Slamet Pribadi, membongkar jaringan narkoba yang melibatkan aparat itu.

"Tugas Kita membela negara, bukan membela mafia," tegas Kombes Pol Slamet Pribadi Jumat (4/7) di Kantor BNP Riau jalan Pepaya Pekanbaru.

Diterangkan Slamet, Enam tersangka tersebut masing-masing berinisial, RY dan BW (oknum TNI AU), sedangkan JC, KS, AM dan S (warga sipil). Keenam tersangka tersebut sudah diterbangkan ke Markas BNN di Jakarta untuk penyidikan lebih lanjut.

Dari informasi yang berhasil dirangkum, peristiwa penangkapan bermula saat anggota BNN menangkap BW, JC serta RY pada Selasa (2/7) sekitar pukul 11.00 WIB, di Perumahan Jondul Kecamatan Tenayan Raya. Petugas menangkap tangan ketiga tersangka di dalam mobil milik tersangka BW, dan menemukan 300 butir ekstasi.

Kemudian BNN melanjutkan penyelidikan pada Kamis (4/7) dini hari sekitar pukul 01.00 wib. BNN kembali menangkap AM dan S di arena hiburan malam XP Club, Jalan Sudirman, Pekanbaru. BNN juga mengamankan ratusan butir pil ekstasi milik tersangka itu.

Selanjutnya, penyelidikan kembali dilakukan pada Jumat (5/7) sekitar pukul 00.30 wib dini hari. Di sinilah BNN menangkap gembong besar jaringan tersebut yang berinisial KS, di salah satu Hotel ternama di jalan Soekarno Hatta, Pekanbaru.

"KS kita tangkap di Hotel, dan kita menemukan beberapa paket sabu yang masing-masing berisi 10 gram," jelas Kombes Pol Slamet Pribadi.

Slamet Pribadi juga mengungkapkan, jaringan tersebut sudah diincar dan diintai oleh BNN semenjak 5 bulan lalu. "Kita sudah 5 bulan melacak mereka. Kini tersangka diamankan di BNN Jakarta guna penyidikan lebih lanjut," pungkasnya.

Tim BNN dan BNP Riau akan mengembangkan kasus tersebut, dan tidak menutup kemungkinan ada penambahan tersangka lain.

"Namun, kalau terkait pemilik kelab malam tersebut, kita belum bisa memastikan. Karena sulit untuk menjerat mereka," ungkapnya.

Para tersangka itu dijerat melanggar Undang-Undang nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan obat-obatan terlarang dengan ancaman maksimal hukuman mati.
KOMENTAR VIA FB COMMENT
KOMENTAR VIA DISQUS
OKESHAREZONE
© Copyright 2011-2015
All Right Reserved
Supported by
:
OKECORP NETWORK
Home | Tentang Kami | Network | Iklan | Keberatan Pemberitaan